Rekomendasi Kota Tua di Vietnam yang Masih Terjaga Keasliannya dan Sangat Instagramable

Vietnam telah lama menjadi magnet bagi para pelancong dunia yang mencari perpaduan antara sejarah kolonial, arsitektur tradisional, dan suasana yang eksotis. Di balik hiruk-pikuk kota metropolitan seperti Ho Chi Minh City atau Hanoi, terdapat sudut-sudut kota tua yang seolah menghentikan waktu. Keaslian bangunan dengan dinding kuning yang ikonik, jalanan berbatu, hingga lampion yang menyala warna-warni menjadikannya latar belakang sempurna untuk konten media sosial. Mengunjungi kota tua di Vietnam bukan sekadar berburu foto estetik, melainkan juga menyelami warisan budaya yang diakui dunia. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ke Negeri Naga Biru, memahami destinasi mana yang menawarkan keaslian paling terjaga akan memberikan pengalaman wisata yang jauh lebih bermakna dan tentunya sangat Instagramable.

Pesona Magis Hoi An Ancient Town yang Ikonik

Hoi An adalah permata mahkota dalam daftar kota tua di Vietnam. Kota pelabuhan abad ke-15 ini merupakan situs Warisan Dunia UNESCO yang masih mempertahankan struktur kayu aslinya. Saat melangkah masuk ke kawasan bebas kendaraan bermotor ini, Anda akan disambut oleh deretan rumah kuno dengan arsitektur perpaduan Jepang, China, dan Prancis. Salah satu titik paling populer adalah Jembatan Tertutup Jepang (Japanese Covered Bridge) yang menjadi simbol kota. Pada malam hari, Hoi An bertransformasi menjadi lautan cahaya dari ribuan lampion sutra yang digantung di sepanjang jalan dan di atas perahu-perahu kecil di Sungai Thu Bon. Pantulan cahaya di permukaan air menciptakan suasana romantis yang sulit ditemukan di tempat lain, menjadikannya spot foto yang sangat dicari oleh para wisatawan mancanegara.

Jejak Megah Kekaisaran di Kota Tua Hue

Bergeser ke bagian tengah Vietnam, Kota Tua Hue menawarkan sisi sejarah yang lebih megah dan aristokrat. Sebagai bekas ibu kota kekaisaran dinasti Nguyen, Hue memiliki kompleks benteng dan istana yang disebut sebagai Imperial City. Meskipun beberapa bagian sempat rusak akibat perang, restorasi yang teliti tetap menjaga keaslian detail ukiran naga dan gerbang-gerbang besar yang sangat artistik. Berjalan di antara koridor merah yang panjang atau di depan gerbang Ngo Mon akan memberikan kesan seolah Anda sedang berada di dalam set film kolosal. Keasrian taman-taman di dalam kompleks ini memberikan kontras hijau yang menyegarkan dengan warna emas dan merah bangunan istana. Bagi penggemar fotografi sejarah, Hue adalah tempat di mana kemegahan masa lalu tertangkap sempurna dalam setiap bingkai kamera.

Nostalgia Kolonial di Kawasan Old Quarter Hanoi

Hanoi, ibu kota Vietnam, memiliki kawasan Old Quarter yang merupakan labirin sejarah yang masih sangat hidup. Terkenal dengan “36 jalan” yang masing-masing dinamai berdasarkan barang dagangan yang dijual di sana, kawasan ini menawarkan keaslian gaya hidup masyarakat lokal yang berbaur dengan arsitektur kolonial Prancis. Salah satu spot paling Instagramable yang belakangan sangat viral adalah Hanoi Train Street, di mana kereta api melintas sangat dekat dengan kafe-kafe kecil di pinggir rel. Selain itu, rumah-rumah toko sempit yang disebut “tube houses” memberikan tekstur visual yang unik pada lanskap kota. Menjelajahi Old Quarter berarti siap untuk menemukan sudut-sudut tersembunyi seperti kuil kecil di tengah pasar atau kedai kopi kuno yang menyajikan Egg Coffee legendaris dengan interior yang tetap mempertahankan estetika tahun 1920-an.

Kedamaian di Kota Tua Duong Lam yang Autentik

Jika Anda ingin menjauh sejenak dari keramaian turis, Desa Kuno Duong Lam di pinggiran Hanoi adalah pilihan yang tepat. Duong Lam adalah desa pertama di Vietnam yang diakui sebagai relik nasional karena masih mempertahankan rumah-rumah yang dibangun dari batu bata laterit (tanah liat merah) yang berusia ratusan tahun. Pintu gerbang desa yang kuno, pohon beringin besar, dan sumur air komunal menciptakan atmosfer pedesaan Vietnam yang sangat murni. Di sini, Anda bisa berfoto di antara gerbang rumah kayu yang lapuk namun eksotis, atau di halaman rumah warga yang sedang menjemur hasil tani. Keaslian Duong Lam terletak pada kesederhanaannya yang jujur, memberikan nuansa rustic yang sangat berkelas untuk estetika feed Instagram Anda tanpa kesan yang dibuat-buat.