Palembang tidak hanya terkenal dengan pempeknya. Kota di tepian Sungai Musi ini juga memiliki sajian kuliner lain yang tak kalah menggoda, yaitu tekwan. Tekwan adalah sup hangat berisi bola-bola ikan khas Palembang yang disajikan dengan kuah bening yang gurih, lengkap dengan soun, jamur kuping, dan irisan bengkuang.
Tekwan sering menjadi pilihan utama warga Palembang saat cuaca dingin atau ketika rindu akan masakan rumah. Namun, apa sebenarnya yang membuat tekwan begitu spesial?
Asal-Usul Nama dan Sejarah Tekwan
Menariknya, nama “tekwan” diyakini berasal dari dialek Tionghoa Palembang, yaitu dari kata “tahu kuan” atau “tâi-oân” yang berarti “berkumpul”. Seiring waktu, istilah tersebut berubah pengucapannya menjadi “tekwan” dan mengacu pada hidangan yang memang sering disajikan dalam acara kumpul keluarga.
Sejarah kuliner ini mencerminkan perpaduan budaya lokal dan pengaruh Tionghoa yang kuat di Palembang. Maka tak heran, rasa dan bahan-bahannya pun begitu kaya dan beragam.
Komposisi dan Cita Rasa yang Menggoda
Bahan utama dari tekwan adalah daging ikan tenggiri yang dihaluskan dan dicampur dengan sagu hingga membentuk adonan lentur. Adonan ini kemudian dibentuk menjadi bola-bola kecil dan direbus dalam air panas hingga matang.
Yang membuat tekwan istimewa adalah kuah kaldunya. Dibuat dari rebusan udang kering dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, merica, dan daun bawang, kuah ini memberikan rasa gurih yang mendalam dan aroma yang menggoda selera.
Pelengkap lain seperti soun, irisan jamur kuping, daun seledri, bawang goreng, dan bengkuang membuat hidangan ini semakin lengkap, baik dari segi rasa maupun tekstur.
Cara Menikmati Tekwan Seperti Orang Palembang
Agar pengalaman menyantap tekwan lebih autentik, nikmatilah saat masih hangat. Banyak orang Palembang juga menambahkan sambal cuka atau cabai rawit giling untuk memberikan rasa pedas yang khas. Kombinasi kuah gurih, bola ikan lembut, dan sensasi pedas akan membuat Anda ketagihan sejak suapan pertama.
Tekwan sangat cocok disajikan sebagai menu makan siang atau malam, apalagi saat cuaca dingin atau hujan. Makanan ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menenangkan.
Kesimpulan: Tekwan, Cinta Pertama dalam Semangkuk Sup
Tekwan bukan hanya makanan, tapi juga bagian dari identitas budaya Palembang. Dengan cita rasa gurih dan hangat yang khas, tekwan telah menjadi comfort food bagi banyak orang, baik warga lokal maupun wisatawan.








